Sabtu, 16 Juli 2011

KD: Memperkenalkan Diri dan Orang Lain dalam Forum Resmi


Ringkasan Materi

Kalimat untuk Memperkenalkan Diri
Dalam forum diskusi dan seminar atau forum resmi yang lain, moderator atau
pemimpin diskusi sering memperkenalkan pembicara, narasumber, atau penceramah yang diundang. Memperkenalkan pembicara tersebut biasanya dengan menyebutkan identitas yang meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, profesi, keluarga, dan juga prestasi yang telah diraih.
Perhatikan contoh berikut:
            Saudara-saudara peserta diskusi yang saya hormati, sebelum diskusi ini kita mulai, akan saya perkenalkan pembicara yang sudah hadir di tengah-tengah kita. Beliau adalah Drs. Haryo Goeritno, M.Si. seorang psikolog yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Beliau lahir di Semarang pada tanggal 4 Juli 1958. Saat ini beliau tinggal di Jalan Sidoharjo Gang 1/39 Salatiga. Beliau hanya tinggal bersama dua anaknya. Hobi yang disenanginya adalah berkebun. Beliau sering dipanggil sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan seminar tentang pendidikan. Demikian perkenalan singkat tentang beliau. Saudara-saudara kita beri tepuk tangan untuk Bapak Haryo Goeritno.
Kalimat Baku
Untuk memperkenalkan diri atau berbicara di hadapan orang lain, kita harus pandai dalam menyusun kalimat. Karena situasi yang dihadapi merupakan forum resmi, maka kita harus menggunakan kalimat baku, yaitu kalimat yang mengikuti kaidah-kaidah tatabahasa.
Beberapa kesalahan sering dilakukan pada saat seorang moderator memperkenalkan diri atau pembicara, di antaranya:
1.      Para Bapak-bapak dan Ibu-ibu peserta diskusi yang saya hormati, …. (pleonastis)
Bapak-bapak dan Ibu-ibu peserta diskusi yang saya hormati, ….
2.      Saya dikenal dengan nama Satria. (salah pilih kata)
Perkenalkan nama saya Satria.
3.      Untuk mempersingkat waktu, marilah kita mulai diskusi ini. (salah pilih kata)
Untuk memanfaatkan waktu, marilah kita mulai diskusi ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar